Sejarah

Latar Belakang


Program studi Tadris Matematika merupakan satu dari delapan program studi di bawah Jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar. Tadris matematika merupakan pelopor dibukanya beberapa program studi Pendidikan Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam  (MIPA) lainnya, yaitu Tadris Biologi dan Tadris Fisika.  Landasan kekuatan dan kekokohan program studi Tadris Matematika STAIN Batusangkar secara yuridis formal termaktub dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam nomor 178 tahun 2007 tanggal 20 April 2007 yang ditandatangani oleh Jahja Umar (Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama Republik Indonesia). Semenjak itu, Tadris Matematika mulai berbenah dalam penataan kurikulum, sumber daya manusia (Dosen, Tenaga Pendidik, Mahasiswa), tata pamong, kepemimpinan, pengelolaan, penjaminan mutu dan lain sebagainya, sehingga pada tahun 2009 program studi mendapatkan sertifikat akreditasi dari BAN-PT.

Pada  tahun 2013  Program Studi Tadris Matematika, sebagai satuan penyelenggara Pendidikan Akademik, yakni pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (UU No. 2 Tahun 1989, BAB IV Pasal 11 Ayat 7), telah memasuki usianya yang ke-6. Ini suatu usia yang masih muda dalam kiprahnya di dunia pendidikan bila dibandingkan dengan  Program studi lain di lingkungan jurusan Tarbiyah maupun Syariah di STAIN Batusangkar. Keadaan ini membuat civitas akademika Tadris Matematika memiliki semangat untuk menyetarakan (melebihi) posisinya dengan program studi lain. Dari tahun ke tahun peminat program studi ini semakin meningkat, yang ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah peminta dari tahun ke tahun.

Progran Studi Tadris Matematika mencetak lulusan pertamanya pada bulan September 2011. Jika dihitung sampai saat ini, Tadris Matematika telah melaksanakan wisuda sebanyak empat angkatan. Lulusan yang dihasilkanpun telah mendapat pengakuan yang cukup baik di dunia kerja.  Pengembangan keilmuan dosen baik ilmu Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika, dan Statistika menunjukkan jumlah yang menaik dari tahun ke tahun.  Hal ini terlihat bertambahnya jumlah dosen yang berkualifikasi pendidikan S2. Pengembangan keilmuan juga memasuki ranah penelitian dan pengabdian masyarakat.  Data tiga tahun terakhir memperlihatkan trend positif aktivitas akademik dosen melakukan  kegiatan  penelitian,  pengabdian  pada  masyarakat,  publikasi  serta  aktif berpartisipasi mengikuti pelatihan-pelatihan baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.
Tadris Matematika sebagai pelopor ilmu umum di lembaga ini ingin unggul dalam pengembangan pendidikan matematika berintegrasikan keislaman. Tentunya keinginan ini mengacu ke visi STAIN Batusangkar yaitu terwujudnya lembaga pendidikan tinggi yang mampu menyahuti kebutuhan umat dan tuntutan dunia kerja, berdasarkan integrasi dan kombinasi “Ilmu Agama” dan “Ilmu Umum” yang ditopang dengan manajemen yang cerdas, profesional, dan moderns.  Berdasarkan kondisi objektif program studi Tadris Matematika dan visinya ingin menjadi program studi pelopor dan unggul dalam pendidikan, penelitian serta mengembangan integrasi ilmu matematika keislaman, diperlukan usaha yang ekstra keras untuk mewujudkan hal tersebut.

Usaha pengembangan yang dilakukan berfokus kepada ; 1) peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang pendidikan matematika pada umumnya, dan integrasi matematika keislaman pada khususnya. 2) Penguatan manajemen dan peningkatan mutu sumber daya, 3) penguatan organisasi dan akses layanan. Agar standar kualitas dan pengembangan yang diharapkan dapat tercapai, diperlukan perencanaan yang baik dan strategi implementasi yang konkrit.
     Perencanaan tersebut dituangkan di dalam naskah rencana strategis (Renstra) Program studi tadris Matematika STAIN Batusangkar tahun 2012-2016. 

0 komentar :